Tips memilih oli motor yang tepat

Tips memilih oli motor yang tepat

OTH Site -  Oli motor merupakan komponen penting dari bagian mesin motor yang merupakan inti dari motor biasanya oli motor yang masih fresh masih enak dan nyaman di gunakan tapi bila oli motor yang sudah lama dipakai akan terasa sangat tidak nyaman di motor, biasanya hal yang timbul dari motor yang oli mesinnya lama tidak di ganti :
 1.Suara mesin kasar 
 2.motor berasap ketika dipakai 
 3.bisa sampai kerusakan motor


Nah jadi gan / sist kali  ini mimin mau membagi info bagai mana cara memilih oli yang baik : 

1. Pilihlah oli sesuai dengan kriteria motor mu 
2. Kenali bahan dasar dari oli tersebut 
3. Pahami spesifikasi SAE,API,ataupun JASO

Jika sudah paham akan memilih oli yang baik dan tepat itu akan mempermudah anda dalam membeli oli dan tepat selain info memilih oli yang tepat mimin mau kasih info beberapa fungsi dari oli sendiri 
:

1. Mengurangi Gesekan pada mesin

     Seperti yang kita ketahui bahwa pada dasar nya konsep kerja dari mesin motor adalah bergesekan.Dengan menggunakan oli motor tentunya akan mengurangi gesekan pada komponen mesin, gesekan yang terjadi pada komponen mesin pada dasarnya akan mengakibatkan komponen pada mesin motor cepat aus, menimbulkan plak pada komponen mesin,dan dapat mengurangi tenaga yang di hasilkan dari mesin. Agar gesekan dari oli berkurang maka maka di lapisi oli motor jadi sudah tentu jelas peranan oli motor sebagai pelumas atau lapisan yang melindungi komponen mesin dari gesekan.


2. Sebagai pendingin pada mesin motor


   Oli pada mesin motor berfungsi sebagai pendingin dari panas yang di hasilkan dari proses pembakaran yang terjadi pada ruang silinder mesin motor dan juga panas yang di hasilkan dari komponen mesin motor lainnya.


3. Sebagai perapat pada mesin motor


    Oli mesin motor juga berfungsi sebagai perapat pada celah-celah antara piston dan silinder.Pelumas dapat mengurangi kebocoran maupun tekanan hasil pembakaran dengan membuat lapisan oli yang melapisi celah pada komponen mesin.

4. Sebagai contoh , misalnya anda membeli oli dengan SAE 20w – 50 atau 10w – 40 maka di balik kode tersebut ,suatu oli motor memiliki kemampuan (yang telah diuji berdasarkan standard) dan distarter pada suhu (minus) -10 C’ dan dialirkan didalam mesin motor sampai suhu – 20 C’ dan memiliki minimum kekentalan tertentu pada suhu tinggi 150’C

5. Untuk Oli motor SAE 10W- 40 biasanya memiliki kemampuan tingkat beku sampai – 30’C dan juga memiliki tingkat didih sampai dengan 150 ‘C.


6. Untuk oli yang 15W – 50 memiliki kemampuan tingkat beku sampai – 25’C dan memiliki kemampuan tingkat didih sampai 150’C.



Jadi kesimpulan yang bisa di ambil adalah , semakin kecil angkat didepan W (10 w – 4) maka tingkat keenceranya semakin tinggi, tetapi bukan berarti semakin encer oli motor maka semakin bagus untuk digunakan , hal ini juga tergantung dari lingkungan ,maksudnya adalah jika motor anda berada di lingkungan daerah penggunungan yang sudah pasti memiliki suhu yang dingin maka disarankan menggunakan oli dengan tingkat beku yang tinggi misalnya oli motor 10w – 40 atau bisa juga dengan SAE 15w – 50 dan utnuk daerah yang mempunyai suhu panas misalnya dijakarta (karena sering terjadi macet) , motor sering digunakan stop and go maka bisa menggunakan oli yang tingkat bekunya rendah/sedang misalnya 15w – 40 / 20 w -40


Share this

0 Comment to "Tips memilih oli motor yang tepat "

Posting Komentar